JADWAL KURSUS LIA YOGYAKARTA

JADWAL KURSUS LIA YOGYAKARTA

Pernah mengikuti sebuah kursus, lalu ketika akan melanjutkan ke level berikutnya ternyata kelasnya tidak ada atau dibuka? Mengapa hal itu terjadi? Hal ini terjadi karena populasi jumlah siswanya kecil sehingga lembaga itu tidak mau membuka kelas. Untuk membuka kelas, lembaga harus menghitung BEP 1 kelas. Jadi di lembaga itu keberlangsungan belajar tidak terjamin. Apakah kita cukup belajar 1 level saja?

Kasus lain adalah lembaga yang membuka kelas tanpa memberikan tes penempatan. Jadi semua siswa, dengan kemampuan berbeda, dicampur dalam 1 kelas. Umumnya, siswa dengan kemampuan berbeda harus mendapat perlakuan yang berbeda. Bagaimana dengan jadwal kursus LIA Yogyakarta?

jadwal kursus lia

Jadwal kursus LIA tersedia dengan pilihan yang lebih banyak dan dapat disesuaikan dengan waktu belajar calon siswa. LB LIA Yogyakarta memahami bahwa sebagian besar siswa mereka adalah pelajar atau mahasiswa yang memiliki jadwal sekolah yang padat. Oleh karena siswa belajar di sekolah formal pada pagi hari, maka kebanyakan jadwal kursus bahasa Inggris LB LIA Yogyakarta tersedia pada sore hari.

  • Kursus bahasa Inggris untuk siswa SD , GEYL (General English for Young Learners) yang terdiri dari GEYL 1-3 untuk siswa SD kelas 1-3 dan GEYL 4-6 untuk siswa SD kelas 4-6.
  • Kursus bahasa Inggris untuk siswa SMP, GET (General English for Teens) yang terdiri dari 12 level.
  • Kursus bahasa Inggris untuk dewasa/siswa SMA/mahasiswa, GEA (General English for Adults) yang terdiri dari 12 level. Program ini menawarkan pembelajaran Macro Skills yang mencakup : Listening, Speaking, Reading, dan Writing
  • Kursus bahasa Inggris khusus percakapan, CVS (Conversation for Students) yang terdiri dari 4 level.
  • Kursus bahasa Inggris untuk karyawan, CVB (Conversation for Business) yang merupakan kursus khusus percakapan untuk karyawan terdiri dari 4 level.
  • Kursus bahasa Inggris persiapan TOEFL, TP (Preparation Course for the TOEFL) terdiri dari 4 level.
  • Kursus bahasa Inggris persiapan IELTS, IP (IELTS Course for the IELTS) terdiri dari 3 level
  • Kelas Privat untuk memenuhi kebutuhan yang bersifat mendesak (tidak melayani utnuk program reguler)

BERAPA LAMA PROGRAM LIA?

Sebagian besar program berdurasi 33 jam per level/tingkat kecuali kelas TOEFL/IELTS Preparation yang berdurasi 44 jam/lvel.

KAPAN KELAS BARU LIA MULAI?

Kelas Reguler adalah kelas yang dibuka secara reguler per 3 bulan dengan jadwal

  • Term I : Januari-Maret
  • Term II : April-Juni
  • Term III : Juli-September
  • Term IV : Oktober-Desember

Kelas reguler dibuka setiap awal Januari, April, Juli, dan Oktober. Jadi kelas baru TIDAK dimulai setiap bulan

Kelas non-reguler adalah kelas yang disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan yang biasanya merupakan institusi

  • Kelas in-house training
  • Kelas Outside In
  • Kelas Privat (hanya untuk kebutuhan khusus dan tidak dibuka untuk program program reguler)

BERAPA DURASI PER PERTEMUAN?

Semua program berlangsung selama 22 pertemuan/sesi per level. Masing masing pertemuan/sesi berlangsung selama :

  • Sebagian besar pertemuan/sesi berdurasi 90 menit . Program GEYL 1-3 (untuk siswa SD kelas 1-3) durasi per pertemuan 60 menit. Durasi pertemuan/sesi program TOEFL/IELTS Preparation adalah 110 menit
  • Sebagian besar program 2 pertemuan per minggu kecuali TOEFL/IELTS Preparation yang berlangsung 3 pertemuan per minggu

KAPAN JAM BELAJAR KURSUS LIA?

Jam belajar terbagi dalam beberapa slot utama. Jam mulai per slot di bawah ini adalah slot standar. Artinya, jam belajar akan disesuaikan dengan durasi per pertemuan atau penyesuaian sesuai dengan kesepakatan antara guru dan siswa. Contoh, slot 17:00-19:00 bisa menjadi 17:00-18:45 ( durasi 90 menit ditambah break sholat). Slot 15:00-17:00 bisa menjadi 15:15-16:15 (durasi 60 menit per pertemuan untuk GEYL 1-3).

  • Pukul 15:00-17:00 kebanyakan kelas GEYL/SD dan GET/SMP
  • Pukul 17:00-19:00 kebanyakan kelas GET/SMP, GEA/SMA
  • Pukul 19:00-21 kebanyakan kelas GEA/SMA, TOEFL/IELTS Preparation, CVS/CVB (Khusus Percakapan)
  • Senin dan Rabu
  • Selasa dan Kamis
  • Jumat dan Sabtu
  • Jumat
  • Sabtu
  • Senin, Rabu, dan Jum’at (Khusus persiapan TOEFL)

PROYEKSI KELAS

  • Kelas C1A1 ( untuk siswa kelas 1 SD) : Senin dan Rabu pukul 15:20-16:20 (seminggu 2 pertemuan/sesi)
  • Kelas C6B2 (untuk siswa 6 SD) : jumat pukul 14:00-17:00 (seminggu 1 kali atau langsung 2 pertemuan/sesi)
  • Kelas GET 5 (untuk siswa SMP) : Selasa dan Kamis pukul 17:00-18:50 (dengan break Maghrib)
  • Kelas CVS 1 : Senin dan Rabu pukul 19:15-20:45
  • Kelas TP 1 : Senin, Rabu dan Jum;at pukul 17:00-19:00 (seminggu 3 pertemuan)

Jadwal kursus LIA ditentukan berdasarkan ketentuan-ketentuan sebagai berikut :

  • Jadwal belajar dipilih setelah siswa mendapat level dari Tes Penempatan (Placement Test)
  • Jadwal kursus LIA dipilih dari Proyeksi Kelas yang disediakan LB LIA Yogyakarta berdasarkan jadwal kelas kelas di Term sebelumnya
  • Apabila siswa belum menemukan jadwal kursus LIA yang sesuai maka diberlakukan “waiting list”
  • Keputusan apakah kelas dapat dibuka atau tidak ditentukan oleh LB LIA Yogyakarta berdasarkan ketentuan minimal jumlah siswa dan ketersediaan guru
  • Siswa dapat mengubah jadwal kursus LIA apabila tersedia kelas paralel atau melalui Kelas Lintas Cabang (KLC) dimana jadwal akan dicarikan di cabang cabang LIA lainnya (Kelas online)

APA MODE BELAJAR LIA?

Terdapat 3 jenis mode belajar di LB LIA Yogyakarta :

  • Kelas ONSITE : seluruh siswa datang ke LIA Yogyakarta
  • Kelas ONLINE : seluruh siswa belajar online
  • Kelas HYBRID : sebagian siswa datang ke LIA Yogyakarta dan sisanya belajar online

BAGAIMANA CARA DAFTAR ONLINE LIA?

Apa program kursus LB LIA yogyakarta? Silakan klik https://liayogyakarta.com/program-kursus-lia/

Apa Bisa Daftar Online LIA yogyakarta? Tentu, silakan klik  https://registration.lia.co.id

KONTAK KAMI

General English dan Conversation: 2 PERBEDAAN?

GENERAL ENGLISH DAN CONVERSATION

General English dan Conversation merupakan dua program serupa namun memiliki pendekatan yang berbeda. Tentunya, kadang hal ini membingungkan. Istilah “General English” memang sering dikontraskan dengan “English for Specific Purposes”. Jadi, General English mengacu pada kebutuhan bahasa Inggris umum. Sedangkan “English for Specific Purposes” merupakan program bahasa Inggris untuk kebutuhan tertentu, salah satunya adalah program “Conversation”

Jadi mau pilih yang mana? General English dan Conversation ? Kedua pilihan tersebut sama baiknya tergantung pada waktu yang tersedia dan kebutuhan yang ada.

Mari langsung kita kupas satu per satu.

PROGRAM GENERAL ENGLISH

Program ini pada dasarnya meningkatkan kemampuan bahasa Inggris secara umum. Jadi pendekatan yang dipakai adalah “4-macro skill” yaitu : Speaking, Listening, Reading dan Writing. Jamaknya memang 4 skill itulah yang biasanya menjadi dasar “communication skill”. Pada level level akhir, siswa diharapkan mampu membuat essay writing dan melakukan presentasi.

Bagaimana dengan grammar? Berbeda dengan pendekatan di lembaga pendidikan formal dimana grammar menjadi acuan pembelajaran krn merupakan materi tes, grammar sejatinya adalah fondasi dalam mengkonstruksi gagasan dalam sebuah bahasa. Grammar menjadikan ungkapan yang kita buat menjadi standar/baku. Namun, fungsi lebih besar grammar adalah menjadi alat untuk mengungkapkan gagasan.

Bukankah komunikasi pada dasarnya adalah bentuk pertukaran gagasan? Kalau fungsi bahasa secara sosial atau formalitas (chit chat) yang biasa kita temui di awal dan akhir komunikasi, kita dapat mempelajarinya sendiri karena bentuknya sudah baku. Memang ada banyak variasi untuk melakukan sapaan di pagi hari, tetapi, menguasai ” Good Morning” sudah cukup untuk bertahan dalam komunikasi tingkat awal. Apakah kita mememerlukan grammar untuk menguasai “Good Morning?”. Sekali lagi, grammar lebih kita perlukan ketika kita harus mengutarakan gagasan untuk menjawab pertanyaan, misalnya : ” How is your family condition right now?”.

Kosa kata -yang juga merupakan komponen bahasa selain grammar-mewakili arti yang akan kita sampaikan. Jumlah kosa kata sangat mempengaruhi kelancaran pengungkaan gagasan kita.

Tenses banyak menjadi perhatian walau sebenarya tidak sepenuhnya mengganggu komunikasi. Tenses lebih fokus pada kapan suatu hal terjadi dalam kaitan pula dengan aliran waktu (aspect). Ketika akan mengungkapkan gagasan, sebenarnya pola kalimat lah yang membantu. Waktu kejadian merupakan bahan tambahan.

Program General English memang dimaksudkan untuk membangun kemampuan bahasa Inggris. Dengan kemampuan yang baik, nantinya siswa siap untuk menghadapi tes kemampuan (TOEFL, TOEIC, IELTS) atau belajar secara khusus pada program persiapan tes.

PROGRAM CONVERSATION

Apa itu conversation? Conversation menitik beratkan pada percakapan: kemampuan untuk terlibat dan mengelola sebuah percakapan. “Conversational skill” dan “communication skill” menjadi pilar pembelajaran.

Conversational skill adalah kemampuan untuk mengungkapkan gagasan dalam bahasa Inggris. Gagasan dapat diungkapkan dalam bentuk ekspresi yang sudah baku maupun yang bebas.

Ekspresi yang baku biasanya kita pakai pada awal dan akhir komunikasi. Ungkapan ini juga memenuhi fungsi sosial sebagai basa basi untuk mengungkapkan formalitas atau kesopanan. Ungkapan baku bersifat stimulus-respon. Misal :”How are you?” jamaknya dijawab :” I am fine, thank you (padahal kita lagi sakit perut).

Cara pengungkapan bebas diperlukan pada “isi” komunikasi. Setelah komunikasi kita buka, selanjutnya kita memasuki tahapan dimana kita mengutarakan gagasan secara bebas sesuai dengan tujuan komunikasi. Apakah gagasan ini bisa dihafalkan? Tentunya tidak karena komunikasi bersifat terbuka dan dapat mengalir dan menjamah topik apa saja. Apa yang kita perlukan? Apakah pemahaman tentang “tenses” cukup? Jauh dari cukup. Keberhasilan kita dalam mengungkakan gagasan dalam ditentukan oleh kemampuan kita untuk mengenali dan menggunakan pola kalimat. Tentunya ini juga harus didukung oleh kemampuan kosa kata, pengucapan, dll. Namun yang terpenting adalah menggunakan instrumen yang tepat berupa kalimat bukan dalam bentuk fragment (kata kata yang disusun tanpa pola) atau menggunakan tata bahasa dari bahasa ibu.

Communication skill mengasah kemampuan agar komunikasi berjalan lancar. Kita memerlukan latihan dan simulasi untuk melakukan komunikasi bahasa Inggris dalam berbagai situasi, kontek, dan topik. Tanpa latihan ini kita mungkin akan merasa gugup dan kesulitan dalam menyusun gagasan. Misal bagaimana caranya agar komunikasi tetap lancar saat kita tidak sepenuhnya dapat menangkap ungkapan lawan bicara.

General English dan Conversation : Sudah sampai mana kemampuan Anda?

Di atas tadi beberapa perbedaan General English dan Conversation. Semoga bisa menjadi pertimbangan ketika mau memilih Kursus bahasa Inggris General English dan Conversation.

LINK

KONTAK KAMI

CS LB LIA Pandeansari 1: https://wa.me/6282260862122

CS LB LIA Pandeansari 2 : https://wa.me/6285799900677