5 TRIK CEPAT MENINGKATKAN SPEAKING SKILLS BAHASA INGGRIS

5 TRIK CEPAT MENINGKATKAN SPEAKING SKILLS BAHASA INGGRIS

Apa Speaking itu?

Speaking adalah ketrampilan “berbicara”. Speaking adalah kemampuan mengungkapkan gagasan ke dalam bahasa Inggris. Kemampuan ini didukung oleh banyak faktor, antara lain kemampuan memilih dan menggunakan pola kalimat yang tepat untuk mengirim pesan/mengungkapkan gagasan. Kemampuan Speaking sangat didukung oleh latihan atau pembiasaan menggunakan bahasa Inggris

Apa Bisa Belajar Speaking sendiri?

Tentu saja bisa. Syaratnya harus memiliki motivasi dan tekat yang kuat untuk belajar. Namun, sebaiknya juga mencari partner untuk berkomunikasi karena pada dasarnya komunikasi itu berjalan antara minimal 2 pihak

5 TRIK CEPAT MENINGKATKAN SPEAKING SKILLS BAHASA INGGRIS

Seperti yang sudah diketahui, speaking skill Bahasa Inggris merupakan hal yang penting untuk dikuasai saat ini untuk kepentingan di masa depan. Bahasa Inggris merupakan bahasa Internasional yang mana semua orang mulai dari pelajar, pekerja, maupun umum harus bisa menguasainya.

Semua skill bahasa Inggris penting untuk dikuasai. Namun, banyak orang yang menganggap speaking skill merupakan skill yang sulit untuk dikuasai. Apakah kamu juga merasakan hal tersebut? Padahal, untuk bisa berkomunikasi lisan atau interview bagi orang yang sedang melamar pekerjaan skill ini penting untuk dikuasai.

Banyak orang yang merasa tidak ada peningkatan dalam speaking skill mereka. Padahal yang namanya belajar bahasa adalah habit atau pembiasaan. Konsisten adalah kunci. Lalu bagaimana cara-cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan speaking skill Bahasa Inggris? Artikel ini akan memaparkan 5 tips jitu yang dapat diterapkan untuk kamu! So check it out!

1. MONOLOG BERBICARA BAHASA INGGRIS SETIAP HARI

Mungkin beberapa orang akan merasa aneh dengan kegiatan ini. Namun, latihan berbicara Bahasa Inggris akan sangat efektif apabila diterapkan setiap hari untuk meningkatkan speaking skills bahasa Inggris. Kamu bisa membuat challenge latihan ini selama sebulan dan lihatlah perubahannya.

Buatlah list tema atau topik yang akan kamu bicarakan setiap hari, seperti hobi, aktivitas yang disukai, kegiatan di sekolah yang diikuti, atau lain sebagainya. Berbicaralah menghadap kaca untuk melatih kepercayaan dirimu dalam berbicara. Kamu bisa juga menceritakan kembali aktivitas yang sudah kamu lakukan pada hari itu. Cara ini sangat efektif untuk meningkatkan speaking skills bahasa Inggris.

2. MENDENGARKAN PERCAKAPAN BAHASA INGGRIS SETIAP HARI

Membiasakan mendengarkan Bahasa Inggris akan membuat telinga kamu familiar dengan percakapan dan kata-kata dalam Bahasa Inggris. Selain itu, kamu juga bisa berlatih pronounciation dan intonasi dalam percakapan untuk meningkatkan speaking skills bahasa Inggris kamu.

Dengarkanlah hal-hal yang kamu sukai terlebih dahulu seperti mendengarkan musik Bahasa Inggris kesukaan kamu, menonton film berbahasa Inggris, maupun video-video native speaker berbicara di platform YouTube, Tik Tok, atau media lain. Saat kamu mendengarkan native speaker berbicara, lakukan metode imitasi atau menirukan cara mereka berbicara.

3. BUAT LINGKUNGANMU BERBAHASA INGGRIS

sumber: www.rbth.com

Untuk meningkatkan kemampuan kamu dalam speaking skills, kamu bisa buat lingkunganmu berbahasa Inggris. Ajaklah orang-orang di sekitar kamu untuk berbicara menggunakan Bahasa Inggris. Kamu juga bisa mengajak orang-orang atau teman terdekat kamu untuk berbicara Bahasa Inggris. Jangan terlalu takut salah dengan grammar tetapi kemauan untuk speaking itu ada walaupun masih banyak kesalahan pada grammar. Hilangkan rasa malu dan percaya dirilah dalam berlatih.

4. BERLATIH SPEAKING DENGAN NATIVE SPEAKER

Banyak aplikasi di Google Play Store seperti hellotalk dan tandem yang dapat kamu unduh untuk mendapatkan teman dari berbagai negara untuk belajar Bahasa Inggris dan tentunya meningkatkan speaking skills bahasa Inggris. Kamu bisa berteman dengan native speaker Bahasa Inggris dan melakukan percakapan dengan mereka melalui video call. Walaupun berbicara speaking sendiri dengan rutin juga cukup efektif, namun kamu tetap membutuhkan seseorang yang ahli untuk mengoreksi dan memberi saran kamu dalam speaking.

Native speaker bisa mengoreksi kesalahan grammar, pengucapan, maupun intonasi yang kamu ucapkan. Selain itu, kamu juga bisa mendapatkan saran dan pengetahuan bagaimana meningkatkan speaking english yang bagus dan natural melalui mereka. Namun tetap berhati-hati dalam berteman dengan mereka ya!

5. KONSISTEN DALAM BERLATIH

Kunci keberhasilan dalam belajar adalah konsisten. Apabila kamu bekerja sangat keras namun hal tersebut tidak dilakukan secara rutin akan menjadi sia-sia. Buatlah jadwal belajar speaking secara rutin dengan kamu sendiri maupun dengan teman. Selain itu, buatlah catatan atas progress yang telah kamu dapatkan. Catatlah kesalahan yang kamu buat dan solusi yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut seperti kesalahan pada grammar, pronounciation atau accent.

Itulah 5 tips cepat untuk meningkatkan speaking skill Bahasa Inggris. Bahasa merupakan pembiasaan, jadi untuk menjadi mahir diperlukan konsisten dan kerja keras. Seperti quote dari Bruce Lee: “Practice makes perfect”. Dari latihan rutin setiap hari, maka akan speaking skills kamu akan meningkat. Semangat mencoba dan berlatih. Good luck, sampai jumpa di artikel selanjutnya!

Apa saja program Bahasa Inggris LIA? Kunjungi https://liayogyakarta.com/program-kursus-lia/

Apa program Kursus Bahasa Inggris LIA untuk anak anak? Kunjungi https://liayogyakarta.com/kursus-bahasa-inggris-untuk-anak-sd/

Mengapa perlu Kursus Bahasa Inggris ? Cek alasannya disini https://liayogyakarta.com/8-alasan-pentingnya-belajar-bahasa-inggris/

Apa masalah Kursus Bahasa Inggris ? Cek selengkapnya disini https://liayogyakarta.com/masalah-belajar-bahasa-inggris/

Untuk info tentang LIA Pusat kunjungi https://lblia.com/

KONTAK KAMI

10 Singkatan Gaul dalam Bahasa Inggris

10 Singkatan Gaul dalam Bahasa Inggris

Tidak bisa dipungkiri, sosmed atau sosial media kini sudah menjadi bagian dari hidup kita. Aplikasi seperti Instagram, Twitter, TikTok, Facebook, dan semacamnya selalu menemani hari-hari kita, baik di waktu senggang maupun di sela kesibukan. Tak jarang juga kita jumpai bermacam-macam penggunaan bahasa di sosmed, seperti singkatan gaul dalam Bahasa Inggris. Pasti sebagian besar dari kita sering menemui istilah-istilah baru di sosial media, seperti CMIIW, FYI, FOMO, dan lain sebagainya. Ternyata, masih banyak pengguna sosmed yang belum tahu arti di balik singkatan gaul dalam Bahasa Inggris itu loh! Bagaimana denganmu? Apa kamu sudah tahu?

Beragam singkatan gaul dalam Bahasa Inggris dikenal sebagai akronim. Akronim itu sendiri dimaknai sebagai istilah yang biasanya diambil dari inisial atau huruf awal sebuah frasa, contohnya CMIIW yang berarti Correct Me If I’m Wrong. Masih banyak lagi loh akronim yang bisa kita pelajari. Yukk simak penjelasan tentang 10 singkatan gaul dalam Bahasa Inggris di bawah ini. 

CMIIW

Istilah ini kerap muncul di cuitan Twitter seseorang saat menyampaikan pengetahuannya tentang suatu hal. CMIIW merupakan singkatan dari Correct Me If I’m Wrong, yang berarti “koreksi aku jika aku salah”. Jadi, istilah ini bisa dipakai saat kamu kurang yakin dengan pendapatmu. Berikut contohnya, “A rainbow appears because sunlight penetrates the raindrops. Please, CMIIW.”

IYKWIM

IYKWIM merupakan singkatan dari If You Know What I Mean, yang berarti “jika kamu tahu maksud saya”. Kata ini biasa digunakan saat seseorang membagikan pendapatnya yang mungkin juga diketahui oleh sebagian orang. Contohnya, “He’s not as nice as he seems, IYKWIM.”.

NVM

Sumber: Twitter

Cuitan Twitter di atas merupakan contoh penggunaan NVM di sosial media. NVM artinya “sudahlah”, dan merupakan kependekan dari “never mind”. Netizen biasa menggunakan kata tersebut saat merasa enggan untuk menjelaskan sesuatu. 

FAQ

Hampir setiap aplikasi atau platform media sosial mencantumkan “FAQ” di dalamnya. Tapi apakah kamu tahu artinya? FAQ bisa diartikan sebagai pertanyaan yang sering diajukan. Adanya Frequently Asked Questions mempermudah para pengguna aplikasi saat mereka kebingungan akan fitur atau kendala yang ditemui saat menjalankan aplikasi tersebut. 

IMO

IMO, he’s really attractive and smart.” 

Kalimat tersebut merupakan contoh penggunaan IMO (In My Opinion) di sosmed, yang berarti “menurutku”. IMO biasa digunakan untuk menyatakan pendapat seseorang tentang suatu hal berdasarkan pemikirannya sendiri. 

FOMO

Istilah yang belakangan ini paling sering muncul di berbagai platform sosmed ialah “FOMO”. FOMO atau Fear of Missing Out bisa dimaknai sebagai rasa takut akan ketertinggalan terhadap sesuatu yang sedang trend pada masanya. 

AKA

As Known As memiliki arti “juga dikenal sebagai”. Singkatan gaul dalam Bahasa Inggris ini sering digunakan saat seseorang ingin menjelaskan lebih lanjut tentang orang lain. Misalnya, “She is Caroline, AKA my best friend.” .

IDC

IDC adalah kata yang sering dijumpai di platform Instagram. Terkadang orang-orang menyelipkan kata IDC dalam video singkat yang diunggahnya, seperti “IDC what other people say about me.”. Kalimat tersebut bisa diartikan sebagai, “Aku tidak peduli apa yang orang lain katakan tentang aku.”. Jadi, bisa kita simpulkan kalau IDC artinya “aku tidak peduli”. 

KEPO

Kata KEPO kerap kali dijumpai saat seseorang malas menanggapi orang lain yang terlalu banyak bertanya. Tapi, apakah kamu tahu artinya? Knowing Every Particular Object merupakan rasa ingin tahu yang berlebih akan suatu hal. Walaupun rasa KEPO bisa bermanfaat untuk menambah wawasan, tapi KEPO yang berlebihan juga tidak baik, loh. 

FYI

Kata FYI sering kali muncul di sela-sela chat, terutama di WA Group. FYI itu sendiri berarti “sekedar menginformasikan” yang merupakan kependekan dari For Your Information. Istilah ini biasa dipakai seseorang untuk menyampaikan sesuatu kepada orang lain. Contohnya, “FYI, we’re gonna have a meeting at twelve.”.

Beragam singkatan gaul dalam Bahasa Inggris itu bisa kita pakai di sosmed agar terlihat lebih up to date, loh! Tapi, jangan lupa sesuaikan selalu dengan penggunaanya yaa. Sebagai netizen yang cerdas, kita harus bisa menggunakan sosmed dengan bijak dan hati-hati.

Apa Program Bahasa Inggris LIA? Kunjungi https://liayogyakarta.com/program-kursus-lia/

Apa info tentang LIA Pusat? Kunjungi https://lblia.com/

KONTAK KAMI

3 Macam Progressive/Continuous Tenses

3 Macam Progressive/Continuous Tenses yang Harus Kamu Ketahui

Bahasa Inggris memiliki 16 (enam belas) tenses utama. Setiap tenses memiliki fungsinya masing-masing. Kamu pernah denger atau familiar sama percapakan ini?

Haikal: “Kamu lagi ngapain?”

Nana: “Aku lagi masak. Kamu lagi apa?

Haikal: “Aku lagi belajar buat ulangan besok.

Bahasa Inggris memiliki tenses khusus untuk membicarakan hal yang “sedang” atau “lagi” kita lakukan pada waktu tertentu, lho. Udah pernah denger  progressive tenses atau continuous tenses belum, nih?

Progressive tenses atau biasa disebut juga dengan continues tenses adalah tenses yang menunjukkan sebuah aksi yang sedang berlangsung pada waktu tertentu. Tenses ini menjelaskan aksi yang terjadi sebelum, sedang berlangsung saat, dan berlanjut setelah waktu atau aksi yang lain. Progressive tenses memiliki 3 (tiga) macam tenses dengan rumus utama be + -ing (present participle). Yuk kita bahas satu persatu!

PRESENT PROGRESSIVE/CONTINUOUS TENSE

Present progressive tense atau present continuous tense menjelaskan aksi yang sedang berlangsung pada waktu sekarang atau pada saat dibicarakan.

Coba perhatikan contoh kalimat berikut.

Haikal is cooking right now.

Pada contoh di atas, waktu sekarang adalah pukul 10.00. Haikal mulai memasak pukul 08.00, sekarang dia masih memasak dan mungkin masih akan melanjutkan kegiatan memasaknya. Oleh karena itu, kalimat di atas menggunakan present continuous tense atau present progressive tense karena ketika sedang dibicarakan, kegiatan tersebut masih berlangsung dan mungkin masih akan berlanjut.

Ketika membicarakan tenses tentunya tidak dapat lepas dari rumus atau pola kalimat. Berikut adalah pola kalimat untuk present progressive tense.

(+) Affirmative/Positif             

Subject + to be + verb (-ing) + …

Contoh: Haikal is cooking right now.

(-) Negative/Negatif

Subject + to be + not + verb (-ing) + …

Contoh: Haikal is not cooking right now.

(?) Interrogative/ Tanya

To be + subject + verb (-ing) + …?

Contoh: Is Haikal cooking right now?

Berikut ini adalah daftar to be yang digunakan untuk present continues tense.

I – am

He/She/It – is

You/They/We – are

PAST PROGRESSIVE/CONTINUOUS TENSE

Past progressive tense atau past continuous tense menjelaskan aksi yang sedang berlangsung pada waktu waktu tertentu di masa lampau.

Coba perhatikan contoh kalimat berikut.

Haikal was cooking when I arrived.

Pada kondisi ini, Haikal mulai memasak pukul 08.00 tadi pagi. Aku datang pukul 09.00 tadi dan dia masih memasak. Haikal mulai memasak sebelum dan masih berlangsung pada waktu tertentu di masa lampau, atau dalam hal ini adalah jam 09.00, ketika aku datang. Haikal masih lanjut memasak setelah aku datang tadi pagi.

Berikut adalah pola kalimat untuk past progressive tense.

(+) Affirmative/Positif             

Subject + to be + verb (-ing) + …

Contoh: Haikal was cooking when I arrived.

(-) Negative/Negatif

Subject + to be + not + verb (-ing) + …

Contoh: Haikal was not cooking when I arrived.

(?) Interrogative/ Tanya

To be + subject + verb (-ing) + …?

Contoh: Was Haikal cooking when I arrived?

Berikut ini adalah daftar to be yang digunakan untuk past continues tense.

I/He/She/It – was

You/They/We – are

FUTURE PROGRESSIVE/CONTINUOUS TENSE

Future progressive tense atau future continuous tense menjelaskan aksi yang akan sedang berlangsung di masa yang akan datang atau setelah sekarang.

Coba perhatikan contoh kalimat berikut.

Haikal will be cooking when we arrive.

Haikal akan memasak pukul 08.00 besok pagi. Kami akan datang pukul 09.00. Kegiatan memasak Haikal akan mulai sebelum kami datang dan akan masih berlangsung pada waktu tertentu di masa yang akan datang -saat kami datang- dan mungking akan masih berlanjut.

Berikut adalah pola kalimat untuk future progressive tense.

(+) Affirmative/Positif             

Subject + will be + verb (-ing) + …

Contoh: Haikal will be cooking when we arrive.

(-) Negative/Negatif

Subject + will not be + verb (-ing) + …

Contoh: Haikal will not be cooking when we arrive.

(?) Interrogative/ Tanya

Will + subject + be + verb (-ing) + …?

Contoh: Will Haikal be cooking when we arrive?

Apa saja program kursus Bahasa Inggris LIA? Kunjungi https://liayogyakarta.com/program-kursus-lia/

Apa saja masalah belajar Bahasa Inggris? Kunjungi https://liayogyakarta.com/masalah-belajar-bahasa-inggris/

Apa Tip memilih Bahasa Inggris? Kunjungi https://liayogyakarta.com/tip-memilih-kursus-bahasa-inggris/

Untuk info tentang LIA Pusat kunjungi https://lblia.com/

KONTAK KAMI