Kursus Bahasa Inggris Untuk Anak SD

Apa Kursus Bahasa Inggris Untuk Anak SD di LIA Yogyakarta?

Kursus bahasa Inggris untuk anak SD adalah program pembelajaran yang dirancang khusus untuk membantu anak mengenal dan menggunakan bahasa Inggris melalui aktivitas yang sesuai dengan usia dan perkembangan mereka.

Kursus bahasa Inggris untuk anak SD di LIA Yogyakarta adalah General English for Young Learners (GEYL)

Kursus bahasa Inggris untuk anak SD sangat penting mengingat masa anak anak adalah masa keemasan untuk belajar bahasa. Tambahan pula, bahasa Inggris akan dimasukkan sebagai pelajaran wajib di SD mulai tahun 2027.

Apa Dasar Pembelajaran untuk Anak SD ?

Krashen, S. (1981). Second Language Acquisition and Second Language Learning memberikan dasar pembelajaran untuk anak SD.

Dia secara tegas membedakan pembelajaran anak dan dewasa:

Learning adalah proses sadar yang mempelajari aturan tata bahasa secara eksplisit.

Jadi pada orang dewasa, acquisitionnnya sudah melemah. Pembelajaran bukan melalui penyerapan tapi melalui pembelajaran secara sadar. Ini adalah pengetahuan tentang bahasa, bukan kemampuan untuk menggunakannya secara lancar.

Jadi, kemampuan belajar berbahasa terbagi dalam 2 jenis : “acquisition ” (penyerapan) dan “learning” (pembelajaran). Kita membedakan dua hal tersebut dari pemahaman bahwa “acquisition” berlangsung secara tidak sadar sedangkan “learning” berlangsung secara sadar. Jadi “acquisition ” mencapai masa optimal pada masa kanak kanak dan akan berkurang seiring dengan bertambahnya usia. Ketika dewasa maka “learning” akan lebih berperan.

Setiap orang memiliki kedua kemampuan di atas. Namun, kemampuan tersebut memiliki masa optimal yang berbeda. “Acquisition” berada pada tahap optimal saat kita berada pada usia dini. Oleh karena itu, usia dini menjadi rentang waktu yang paling penting dalam perkembangan anak. Pada masa inilah seorang anak akan dengan mudah menyerap apapun tanpa perlu belajar secara sadar. Lenneberg, E. H. (1967) dalam artikelnya  Biological Foundations of Language menggambarkan sebagai berikut : “ada periode biologis yang terbatas (dari sekitar usia 2 tahun hingga pubertas) di mana akuisisi bahasa pertama (B1) dapat terjadi dengan mudah dan mencapai tingkat kecakapan penutur asli. Setelah periode ini, karena proses lateralisasi otak selesai, kemampuan ini menurun secara signifikan”

Contoh paling riil adalah saat bagaimana seorang anak mengucapkan kata pertama. Misal kata pertama yang keluar adalah “mama” atau ” papa” maka kata tersebut diserap dari paparan yang didapat anak. Tidak mengherankan bila si anak mendapat paparan yang keliru sehingga anak banyak mengeluarkan kata kata yang tidak sepantasnya. Jadi, guru berperan sebagai “model” yang akan ditiru oleh anak pada proses pembelajaran. Seharusnya, guru memiliki kemampuan yang memadai sehingga memberi contoh yang “baik” bagi anak.

Konsep yang sama berlaku juga dalam pembelajaran bahasa :

  1. Semakin sering anak mendapat paparan yang tepat maka semakin cepat anak dapat menyerap bahasa Inggris. Hal lain yang menguntungkan adalah anak masih memiliki organ ucapan yang “murni” belum banyak terpengaruh oleh bahasa lain. Bila anak belajar dari usia dini maka biasanya anak memiliki pengucapan yang mirip dengan model yang memberi paparan. Sekali lagi, yang dimaksud dengan “belajar” di sini adalah melalui “acquisition/penyerapan” bukan “learning”.
  2. Bila model yang memberi paparan salah, maka anak akan menyerap bentuk yang salah tersebut. Bila tidak ada upaya koreksi secepatnya maka kesalahan itu akan “membatu” sehingga lebih sulit dikoreksi saat umurnya bertambah. Untuk itu, kualitas pembimbing/guru sangat menentukan. Memang idealnya anak belajar secara “imersi” misalnya langsung dari penutur asli bahasa Inggris.
  3. Yang paling utama adalah membuat anak “senang” belajar bahasa Inggris sebagai sebuah investasi agar kelak mau belajar mandiri. Mengapa kita tidak boleh menuntut penguasaan bahasa pada anak? Setiap anak memiliki bakat bahasa masing masing sehingga seorang anak memiliki “kecepatan” yang berbeda dalam menguasai bahasa. Tidak fair kalau kita memberi beban seperti itu pada seorang anak.

Seberapa banyak siswa yang belajar bahasa Inggris secara berkelanjutan di LIA Yogyakarta?

kursus bahasa inggris untuk anak sd

Dari total 2.961 siswa, sebanyak 228 siswa (±7,7%) mengikuti kursus bahasa Inggris lebih dari 4 level, menunjukkan tingkat loyalitas dan keberlanjutan belajar yang tinggi.”

LB LIA Yogyakarta diminati oleh siswa SD yang ingin belajar bahasa Inggris sejak dini. Banyak siswa yang setelah menyelesaikan program kursus bahasa Inggris untuk siswa SD melanjutkan ke program berikutnya.

LIA sudah berpengalaman 63 tahun dalam dunia pembelajaran bahasa Inggris, termasuk pembelajaran bahasa Inggris untuk anak anak.

Dengan prinsip “acquisition” di atas, maka anak akan diajak untuk “belajar sambil bermain”. Anak akan menikmati proses belajar dan pada saat yang sama menyerap bahan ajar. Jadi anak tidak boleh dipaksa untuk “learning”. Keuntungan lainnya adalah anak dapat belajar bersosialisasi dengan anak lain sehingga dapat terbentuk sikap sikap yang positip. Harus diingat bahwa bahasa dipakai untuk berkomunikasi. Untuk bisa berkomunikasi dengan baik maka anak perlu memiliki ketrampilan berkomunikasi yang didukung oleh sikap yang tepat. Misalnya, bila anak terlalu pendiam maka proses belajarnya akan sedikit terhambat. Jadi, selain belajar bahasa, anak perlu belajar hal lain.

Jadi Kursus Bahasa Inggris Untuk anak SD di Yogyakarta adalah sebuah pilihan yang tepat bagi orang tua. Ini merupakan sebuah investasi yang semoga ke depannya dapat membuka jalan ke arah masa depan yang lebih baik. Ditambah lagi, persaingan di masa depan menuntut dimilikinya kemampuan pembeda dengan anak lain sebagai kompetitor.

Tentu saja kita tidak boleh menuntut terlalu banyak pada anak. Misalnya dengan memaksa anak belajar “grammar”. Tidak bijak kalau kita menuntut level setinggi mungkin. Biarkan anak menikmati proses “belajar sambil bermain” sehingga tercipta rasa suka.

Biaya kursus bahasa Inggris utnuk anak SD di LIA Yogyakarta tergantung pada level yang didapat.

General English for Young Learners (untuk siswa SD) LIA Yogyakarta

Ringkasan Kursus Bahasa Inggris untuk anak SD

Link

Apa perlu Kursus Bahasa Inggris Anak SD? Simak artikelnya disini https://liayogyakarta.com/kursus-bahasa-inggris-anak/

Bagaimana cara Daftar Siswa Baru LIA? Kunjungi https://liayogyakarta.com/pendaftaran-siswa-baru-lia/

Web LIA Pusat, kunjungi https://lblia.com

Kontak Kami

Kursus Bahasa Inggris Untuk Karyawan

Apa itu Kursus Bahasa Inggris untuk Karyawan?

Kursus bahasa Inggris untuk karyawan membantu menguasai percakapan bisnis, komunikasi profesional, dan keterampilan kerja dalam konteks global.

Apa Jenis kebutuhan bahasa Inggris untuk Karyawan?

  • Penguasaan bahasa Inggris aktif baik tulis maupun lisan karena pekerjaannya menuntut komunikasi dengan penutur bahasa Inggris. Untuk karyawan yang sudah bekerja lama tentunya sudah tidak masalah. Kemampuan bahasa inggris nya sudah terpupuk oleh kebiasaan berkomunikasi secara langsung sehari hari. Kebutuhan ini mendesak bagi mereka yang bercita cita meraih pekerjaan seperti ini.
  • Penguasaan bahasa Inggris kadang diperlukan dalam lingkup dan situasi yang terbatas, misalnya dalam korespondensi via email, presentasi, seminar/workshop, perjalanan dinas, percakapan via telp/zoom, dan sebagainya. Jadi kebutuhan ini tidak setiap hari ada namun bila ada sangat penting. Jenis kebutuhan ini sangat menantang karena bila tidak dipupuk pada setiap kesempatan yang ada maka kemampuan akan menurun (atau karyawan kehilangan kepercayaan dirinya).
  • Penguasaan bahasa Inggris yang sifatnya insidental biasanya menjadi sebuah beban bagi karyawan. Mengapa? Pada umumnya kemampuan bahasa Inggris tidak dipupuk. Namun, secara tiba tiba kemampuan itu dibutuhkan misalnya untuk syarat promosi jabatan, beasiswa belajar ke luar negeri, penugasan ke kegiatan tertentu dan lain lain.

Jadi, kebutuhan kursus bahasa Inggris untuk karyawan memang menjadi sebuah ambigu. Ada kesadaran bahwa bahasa Inggris diperlukan namun kadang kebutuhannya tidak pasti. Pada akhirnya kemauan belajar sudah tergerus oleh hal hal lain, termasuk faktor usia. Hanya sedikit yang memahami bahwa kemampuan bahasa Inggris (juga bahasa lain) akan menjadi faktor pembeda dalam perjalanan karir seorang karyawan.

Apa pertimbangan bahasa Inggris untuk karyawan?

  • Kemampuan menguasai bahasa secara tidak sadar (acquisition) pada orang dewasa berkurang seiring dengan bertambahnya usia. Jadi kemampuan menyerap bahasa sudah memudar, tidak sebagus saat kita masih anak anak. Jadi yang berlaku untuk orang dewasa adalah “learning”(pembelajaran secara sadar). Memang pengucapan mungkin menjadi kendala karena organ pengucapan kita sdh terbentuk karena kebiasaan memakai bahasa ibu atau bahasa kedua
  • Modal paling besar adalah kemauan untuk belajar. Dibutuhkan juga sikap untuk tidak takut salah karena pada dasarnya kesalahan merupakan aset untuk belajar pula. Kesalahan tata bahasa harusnya sedikit diabaikan karena kita mengutamakan latihan sebanyak mungkin agar dapat meningkatkan penguasaan bahasa.
  • Kemampuan berkomunikasi secara transaksional dalam bahasa inggris ditandai dengan penggunaan ekspresi ekspresi baku yang diterima dalam pergaulan. Jadi dalam hal ini kita harus menguasai ekspresi yang digunakan dan menggunakannya sesering mungkin. Bila tidak digunakan maka kita akan lupa lagi. Contohnya adalah “How are you?”. Kita ambil satu jawaban baku ” I am fine, thank you”. Ketika pasangan stimulus-respon ini kita kuasai dan terjadi otomatisasi maka kita tidak akan lupa dan siap menggunakannya. Disini kita tidakperlu belajar tata bahasa. Langkahnya hanya dengan menghafal dan melatih sampai menguasai secara otomatis.
  • Kemampuan tata bahasa dibutuhkan untuk mengungkapkan gagasan yang bersifat topikal, biasanya merupakan bagian “isi” dari sebuah dialog. Apakah perlu belajar “tenses”? Tata bahasa berbeda dengan tenses. Kalaupun ada kesalahan kecil dalam tata bahasa (termasuk tenses) namun gagasan dapat ditangkap oleh lawan bicara, itu sudah cukup. Tidak semua orang berkomunikasi dengan tata bahasa yang komplit dan pasti benar…bahkan jika dia adalah penutur asli. Tata bahasa adalah alat untuk mengungkapkan gagasan bukan alat untuk mengukur pemahaman tata bahasa.
  • Adakah “English for Specific Purposes” yang benar benar membatasi jenis bahasa Inggris yang kita pakai? Tentu ada kekhasan dalam tipe bidang tertentu namun semua berdasar pada General English. Maksudnya, ada baiknya menguasai hal itu dan memang kita menggunakan ekspresi dan istilah tertentu di bidang tertentu. Namun, dengan modal bahasa inggris umum sudah cukup memadai. Lagi pula, tentunya kita sendiri yang lebih menguasai karena kita bekerja di bidang tersebut. Tidak perlu takut dengan jenis bahasa Inggris ini.

Mengapa Kursus bahasa Inggris untuk karyawan?

Pelatihan/training bahasa Inggris untuk karyawan dapat bersifat umum yaitu kemampuan berkomunikasi atau yang bersifat khusus seperti kelas untuk persiapan tes (TOEFL/IELTS), ketrampilan presentasi/diskusi. Biaya/harga kursus bahasa Inggris untuk karyawan di LB LIA Yogyakarta juga cukup terjangkau. Semua harus dimulai dengan tekat kuat untuk melapangkan karir di masa depan. Apalagi, bila fasilitas belajar sudah disediakan oleh kantor secara gratis. Mau kapan lagi?

Link

Kontak Kami