Grammar : momok kita?

Grammar mistakes

Grammar menjadi momok bagi seseorang yang ingin belajar bahasa Inggris. Mengapa? Grammar adalah bidang yang paling sering menjadi bahan pelajaran dan bahan tes bahasa Inggris. Selain obyektif, grammar bisa diteskan secara masif. Dalam pengajaran, grammar juga menjadi “andalan” guru untuk menjadi lebih “pintar” dibanding siswa. Jadi akhirnya cara ngajar bahasa Inggris mirip dengan cara mengajar sejarah…….

Cara pandang berbeda:
  • Grammar adalah alat untuk membuat konstruksi kalimat (unit bahasa terkecil) untuk menyampaikan pesan tertentu. Apa yang kita ketahui tentang tata bahasa (knowing about) seyogyanya sinkron dengan apa yang kita kuasai dalam menggunakannya (knowing how to use). Pengetahuan tentang grammar tidak menjamin kemampuan untuk menggunakannya. Jadi kita cukup menguasai tata bahasa dasar saja namun kita mampu menggunakannya dengan lancar.
  • Sebagai alat untuk membuat wahana menyampaikan arti, maka hal mendasar yang harus dipahami adalah konstruksi kalimat. Sementara itu, pengajaran di sekolah formal menitikberatkan pada tenses. Jadi sebenarnya kemampuan untuk membuat konstruksi : “I go to Medan yesterday” sudah lumayan. Kesalahan tenses tidak perlu dipersoalkan sejauh hal ini dipahami dalam komunikasi. Bandingkan dengan : ” went to Medan I yesterday”. Tenses nya OK tapi konstruksi kalimatnya kacau sehingga susah dipahami. 
Pengertian “mistake” dan “error”
  • “Mistake” adalah kesalahan yang disebabkan kurangnya pengetahuan. Jadi kesalahan terjadi lebih karena kurang mengerti. Namun, bila hal ini dibiarkan maka lama lama akan membatu (fossilized) sehingga menjadi sulit dihilangkan
  • “Error” adalah kesalahan yang terjadi padahal yang bersangkutan tahu tentang hal tersebut. Hal ini mungkin lebih dikarenakan oleh “grammar awareness” nya kurang. Ini adalah sensor pribadi saat kita atau orang lain melalukan kesalahan
Kesalahan tata bahasa yang seperti apa?

Dalam pengamatan kami di dunia pengajaran bahasa Inggris, kesalahan yang terjadi :

“mistake”: lebih banyak pada konstruksi dasar kalimat, anak kalimat, frase kata benda, derivatives. 

  • Yesterday raining hard
  • The boy wears blue jeans runs very fast (The boy who is wearing blue jeans runs very fast

“error”: kesalahan fundamental tapi sebenarnya kalau diteskan bisa terjawab dengan baik

  • I am agree
  • Thank’s for coming
  • She go to school
Salah kah kalau salah?

Kesalahan dalam belajar bahasa adalah salah satu cara untuk belajar. Jangan hindari kesalahan hanya supaya sesedikit mungkin salah….dan sesedikit mungkin berlatih

  • Guru mungkin tidak akan mengoreksi langsung dengan tujuan lebih menghargai kemauan siswa berlatih dan ingin siswa mengaktifkan “self-correction” dan “grammar awareness”.
  • “Accuracy” akan meningkat seiring dengan meningkatnya “fluency”

Yang terpenting, jangan melakukan kesalahan berulang….itu artinya tidak ada perubahan. Selamat ber-salah…………..

Untuk informasi kelas terbaru bulan Juli, silakan kunjungi https://liayogyakarta.com/informasi/kursus-online/

Untuk informasi tentang LIA Pusat, silakan kunjungi http://www.lia.co.id

Kontak kami

CS LIA Pandeansari: https://wa.me/6282260862122

CS LIA Taman Siswa  : https://wa.me/6285799900677