TIP DAN TRIK TOEFL YANG JITU?
Apa Tip dan Trik TOEFL yang Jitu?
Apa Tip dan Trik TOEFL?
TOEFL terdiri dari 3 bagian : Listening Comprehension, Structure & Written Expressions, dan Reading Comprehension. Listening dan Reading merupakan sebuah “skill”. Artinya, kita memerlukan latihan berkelanjutan untuk menguasai skill tersebut. Structure & Written Expressions merupakan komponen bahasa. Jadi, bagian ini agak bisa “dikebut” asal tahu trik menguasainya.
Tip merupakan saran saran dari seseorang yang berpengalaman agar orang lain dapat mengambil langkah atau tindakan yang lebih efektif. Trik merupakan jalan singkat dalam mengerjakan sesuai sehingga lebih efisien. Tip dan Trik TOEFL penting mengingat TOEFL adalah sebuah tes yang dibatasi waktu. Jadi TOEFL sebagai alat untuk menguji kemampuan bahasa Inggris seseorang harus dikerjakan dengan cepat dan benar.
Tentu saja tidak. Namun, sekian persen dari soal dapat dikerjakan dengan trik sehingga kita dapat mengerjakan dalam waktu lebih singkat dan akurasi lebih baik. Harapannya, jika kita bisa menyelesaikan beberapa soal lebih cepat (utamanya di Structure & Reading) kita memiliki waktu lebih untuk mengerjakan soal yg lebih sulit.
Dalam sebuah ketrampilan bahasa (Listening dan Reading) ada ketrampilan ketrampilan khusus yang diujikan. Di Listening, misal ketrampilan “Listening for Details” memungkinkan kita untuk fokus pada informasi tertentu yang diminta tanpa perlu memahami keseluruhan informasi yang diberikan. Contohnya, menebak “Siapa, Dimana, Kapan”. Di Reading, ada ketrampilan “Scanning” yang memungkinkan kita menjawab soal tertentu tanpa perlu membaca seluruh bacaan atau memahami seluruh bacaan.
Ingin meraih skor TOEFL tinggi? Tip dan trik TOEFL yang terbukti efektif adalah kunci utamanya. Menguasai tip dan trik TOEFL dikombinasi dengan pemahaman format soal seperti Listening, Reading, Writing, dan Speaking akan membantu strategi mengelola waktu dengan baik dan meningkatkan prosentase jawaban yang benar. Dengan menerapkan tip dan trik TOEFL yang tepat, seperti mengenali pola pertanyaan yang sering muncul, Anda akan memiliki keuntungan kompetitif untuk mencapai skor impian.
Selain itu, teknik seperti mencatat poin-poin penting saat mendengarkan atau membaca, serta berlatih menjawab pertanyaan dalam batas waktu tertentu, dapat meningkatkan kepercayaan diri dan performa saat ujian. Dengan memanfaatkan tips yang tepat, peserta dapat mengurangi kecemasan dan meningkatkan peluang untuk mencapai skor yang diinginkan. Kita membutuhkan tip dan trik TOEFL yang jitu dan terbukti bisa membantu kita memecahkan masalah.
Apa Tip dan Trik TOEFL yang jitu kali ini? Kita akan belajar cara memprediksi bentuk soal salah pada bagian Written Expressions( Nomor 16-40). Artikel mengenai cara pembuatan soal bisa dilihat ada di artikel sebelumnya https://liayogyakarta.com/trick-toefl-structure/

Berbeda dengan bagian “STRUCTURE” (Nomor 1-15) yang lebih banyak mengujikan pola kalimat, soal nomor 16-40 mencerminkan penamaan “WRITTEN EXPRESSIONS”. Apa artinya? Bagian ini mengujikan bagian tata bahasa yang sifatnya BAKU. Dalam tata bahasa Inggris, banyak ekspresi yang bersifat baku seperti matematika. Ada aturan aturan yang mesti diikuti. Aturan aturan tata bahasa inilah yang diujikan di nomor 16-40. Pada bagian ini, kita diminta mencari bagian kalimat yang SALAH.
Apakah perlu memahami “arti” dari soal? Perintahnya adalah mencari bagian salah dari 4 bagian kalimat yang digarisbawahi. Memahami keseluruhan arti kalimat sangatlah berarti. Namun, kita sebenarnya tidak selalu harus mengerti arti keseluruhan kalimat. Soal tidak mengujikan “arti” tapi lebih mengujikan “bentuk”.
Mari kita lihat 1 contoh di bawah ini :
Kalimat sumber soal : He goes to a mall with some friends
Soal 1 : He go to a mall with some friends
Banyak yang perhatiannya langsung tertuju ke pilihan B : go sebagai satu satunya pilihan salah. Padahal, Pilihan A : He bisa juga dianggap salah. Mengapa? Tentunya Anda dapat meraba jawabannya. Soal seperti di atas adalah soal yang salah karena ada 2 jawaban yang salah.
Soal yang baik seharusnya hanya ada 1 bagian yang salah :
- He go to a mall with some friends ( “go” seharusnya “goes”) atau
- He go to a mall with some friends ( “he” seharusnya ” they,we,I, You”)
Tip 1 : Ketika Subjek atau Predikat digarisbawahi, maka benar dan tidaknya kalimat harus dilihat dari hubungan Subjek dan Predikat. Di soal ke 1, “go” benar atau salah ==> He. Di soal ke 2, “He” benar atau salah ==> go
Tip 2 : Ketika menganalisa Subjek atau Predikat kita tidak perlu mengaitkan dengan bagian kalimat lainnya : “a mall”, “with”, “some friends”
Kesimpulan : soal 16-40 kebanyakan memerlukan analisa per bagian “chunking” (Subjek-Predikat-Obyek-Keterangan). Harap diingat, Subjek, Predikat, Obyek dan Keterangan terdiri dari komponen kalimat berupa Kata Benda, Kata Kerja, Kata Sifat dan Kata Keterangan. Komponen kalimat ini bisa berupa frase. Yang bisa berupa clause (anak kalimat) adalah Kata Benda. Jadi kita perlu memahami pola kalimat ini secara detil termasuk komponen kalimat yang menyusunnya.
Memang, nantinya ada nomor nomor yang mengujikan bentuk tertentu (misal :tenses,klausa atau frase) namun jumlahnya tidak banyak.
Soal 2 : Kita coba contoh soal dengan frase Kata Benda sebagai Objek
He goes to a malls with some friends
Ingat di Soal 1 ketika kita melihat pilihan “go” maka kata kunci ada di Subjek, yaitu “He”. Kata Kunci ini tidak digariswabawi (Jadi pasti BENAR). Pada soal 2 konteksnya bukan hubungan Subjek-Predikat, namun terbatas pada frase kata Benda, yaitu “a mall”. Ketika “mall” dijadikan bahan soal, maka kata kuncinya ada di kata depan “a” yang menuntut sebuah benda tunggal dan bisa dihitung. Oleh karena itu, bentuk salah dari “mall” adalah dengan menjadikannya plural jadi “malls”. Ingat ini dalah bentuk khusus. Jangan kemana mana. Bahan yang diteskan hanya terbatas pada frase kata benda “a mall”.
Soal 3 : Kita coba contoh soal dengan frase Kata Benda sebagai Objek. Kali ini, materi soal adalah kata depan “a”
He goes to an mall with some friends
Nah Anda paham khan? Untuk soal dengan “a” maka bentuk salahnya adalah “an”. Ingat, “an” ini harus dikaitkan dengan “mall” untuk mengecek benar dan salahnya.
Apakah Anda siap membuat soal 5 dengan materi soal ” some” dan soal 6 dengan materi soal “friends”?
Pada soal TOEFL, 1 nomor mengujikan 1 materi soal. Jadi Anda harus banyak berlatih mengenali bentuk bentuk khusus seperti di atas. Bila Anda sudah mahir, kadang 1 soal hanya membutuhkan kurang dari 1o detik dengan tingkat akurasi yang tinggi.
Bagaimana dengan contoh soal ini? He is not only a company director of a famous company and also an inspiring teacher. Bila Anda mengenali bentuk khusus “not only…but also”, soal ini bisa dikerjakan dengan cepat dan benar.
Bagaimana Meraih Skor TOEFL Tinggi?
Tentunya tip dan trik TOEFL di atas tidak cukup. Kita perlu mengembangkan tip dan trik TOEFL lebih banyak lagi. Mencapai skor TOEFL yang bagus adalah hasil dari kerja keras, dedikasi, dan latihan yang konsisten; tidak ada jalan pintas untuk mencapainya. Proses belajar bahasa Inggris memerlukan waktu dan usaha yang signifikan, mulai dari memperluas kosakata hingga memahami tata bahasa yang kompleks. Mengandalkan metode instan atau trik cepat sering kali tidak memberikan pemahaman yang mendalam dan dapat berujung pada kesulitan saat menghadapi ujian sesungguhnya.
Oleh karena itu, penting untuk menetapkan tujuan belajar yang realistis, mengikuti program persiapan yang terstruktur, serta meluangkan waktu untuk berlatih secara teratur. Dengan komitmen dan pendekatan yang tepat, para peserta ujian dapat membangun fondasi bahasa Inggris yang kuat dan meraih skor TOEFL yang memuaskan.
Apa itu kelas TOEFL Preparation LIA Yogyakarta? Klik link https://liayogyakarta.com/kelas-toefl-lia-jogja/
Apa tip TOEFL Structure? Cek disini https://liayogyakarta.com/tips-toefl-structure/
Dimana info Tentang LB LIA Pusat? Kunjungi http://www.lblia.com
Kunjungi web kami lainnya https://lb.liayogyakarta.com
Kontak kami
CS 1 LIA Pandeansari: https://wa.me/6282260862122
CS 2 LIA Pandeansari : https://wa.me/6285799900677