5 Beda TOEFL ITP dan iBT

5 Beda TOEFL ITP dan iBT

5 beda toefl itp dan iBT
Question vector created by freepik – www.freepik.com

5 beda TOEFL ITP dan iBT? Pertanyaan ini  masih belum diketahui banyak peserta tes. Pertanyaan ini masih kami terima dari beberapa orang. Untuk itu, berikut ini beberapa info tentang 5 beda TOEFL ITP dan iBT tersebut :

1. HAK CIPTA

Baik TOEFL ITP maupun iBT hak cipta dimiliki oleh ETS (English Testing Service) yang berkantor di Princeton, New Jersey, Amerika Serikat (https://www.ets.org). Di Indonesia, ETS diwakili oleh IIEF(Indonesia International Education Foundation yang berkantor di Menara Imperium, 28th Floor, Suite C. Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1, RT.8/RW.2, Guntur, Kecamatan Setiabudi, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12980 (https://www.iief.or.id). Namun, perlu diketahui bahwa TOEFL iBT juga diselenggarakan oleh ITC (International Test Center) (https://itc-indonesia.com).  Sebenarnya, ITC juga menyelenggarakan  jenis TOEFL lain yang jarang diketahui orang, yaitu TOEFL Primary dan TOEFL Yunior.

2. JENIS TES

TOEFL ITP adalah jenis “paper-based test”. Memang, dulu tes ini disebut Institutional TOEFL. Di sisi lain, sesuai dengan namanya iBT adalah “internet-based test” TOEFL iBT adalah pengganti CBT (Computer-based Test). Namun, CBT (Computer-based Test) masih ada di test center tertentu.

Perlu diketahui, TOEFL ITP ada yang diselenggarakan secara “onsite” dan “online”(Remote Proctoring). Namun, walau diselenggarakan secara online bukan berarti bahwa TOEFL ITP online bisa disebut sebagai “internet-based test”. Jadi, walaupun kita mengerjakan secara online namun jenis tesnya sama dengan yang onsite. Ringkasnya, TOEFL iBT memiliki format dan jenis soal yang berbeda.

3. FORMAT TES

TOEFL ITP

TOEFL ITP baik yang onsite maupun online memiliki format standar sebagai berikut:

Listening Comprehension

50 soal

35 menit

Structure & Written Expressions

40 soal

25 menit

Reading Comprehension

50 soal

55 menit

 Jadi, total waktu yang dibutuhkan adalah 115 menit

TOEFL iBT

TOEFL iBT pada dasarnya mengujikan kombinasi antara 4 ketrampilan berbahasa : Speaking, Listening, Reading, dan Writing (https://www.ets.org/toefl/test-takers/ibt/about/content/) , misalnya :

  • Reading, Listening kemudian Speaking menanggapi sebuah pertanyaan
  • Listening kemudian Speaking menanggapi sebuah pertanyaan
  • Reading, Listening kemudian Writing menanggapi sebuah pertanyaan

Jelas bahwa dari segi format tes maka TOEFL iBT lebih menantang. Oleh karena itu, Anda harus memiliki persiapan lebih panjang. Saat mengerjakan TOEFL ITP kita bisa menebak. Namun, untuk TOEFL iBT kita tidak begitu leluasa menebak.

Reading

30-40 soal

54-72 menit

Listening

28-39 soal

41-57 menit

Istirahat

 

10 menit

Speaking

4 tugas

17 menit

Writing

2 tugas

50 menit

 

Jadi, total waktu yang dibutuhkan adalah 3,5 jam

4. SKOR

Pada kedua jenis tes, tidak ada pengurangan nilai untuk jawaban yang salah. Tentu saja, penilaian untuk Speaking dan Writing di TOEFL iBT memiliki cara penilaian tersendiri

Range skor untuk TOEFL ITP adalah 330-667

Range skor untuk TOEFL iBT adalah 0-120 yang terbagi menjadi :

  • Listening : 0-30
  • Speaking :0-30
  • Reading : 0-30
  • Writing : 0-30

5. BIAYA

Biaya untuk mengikuti TOEFL ITP berkisar antara 475.000-600.000. Biasanya, biaya tes ini ditentukan oleh test center dari ETS. Oleh karena itu, biaya tes bisa beda beda karena penyelenggara tes juga mempertimbangkan biaya penyelenggaraan tes.

Adapun biaya untuk mengikuti TOEFL iBT adalah sekitar Rp. 3.382.000 (https://suneducationgroup.com/news-id/jangan-kaget-ini-biaya-tes-toefl-itp-yang-harus-kamu-tahu/). Jadi, bisa dibayangkan kalau kita gagal dua kali dalam TOEFL iBT berapa banyak biaya yang mesti kita keluarkan. Jadi, persiapkan baik baik sebelum mengambil tes resminya.

6. TOEFL mana yang dipakai?

Jenis tes manakah yang harus Anda ambil? Sekali lagi, jenis tes yang Anda butuhkan ditentukan oleh pihak yang mensyaratkan BUKAN oleh pihak penyedia/penyelenggara tes. Kita yang harus melihat dengan cermat syarat ini. Sebagai contoh, syarat untuk wisuda biasanya lebih mudah dibanding syarat untuk belajar keluar negeri. Untuk wisuda, pihak universitas mungkin hanya mensyaratkan TOEFL Prediction Test. Namun, untuk belajar keluar negeri syaratnya adalah TOEFL iBT/ITP. Tentunya, dua kebutuhan berbeda ini menuntut persiapan dan biaya yang berbeda. Pada akhirnya, keberhasilan kita dalam mengerjakan jenis tes apapun sangat tergantung pada kemampuan bahasa Inggris kita. Pada dasarnya, pengerjaan tes menuntut kemampuan bahasa Inggris yang bagus agar kita mampu menggunakan “test taking strategies” nya.

5 beda TOEFL ITP dan iBT

Apakah hanya 5 tersebut di atas perbedaannya? Tentu saja tidak. Namun, 5 perbedaan di atas yang signifikan saja.

Link

Untuk informasi tentang kelas TOEFL, silakan kunjungi https://liayogyakarta.com/category/program-kursus/toefl/

Informasi tentang LB LIA Pusat, silakan klik http://www.lblia.com

Kontak kami

CS 1 LIA Pandeansari: https://wa.me/6282260862122

CS  2 LIA Pandeansari  : https://wa.me/6285799900677