KURSUS BAHASA INGGRIS ANAK SD DI YOGYAKARTA

Perlukah anak anak belajar bahasa Inggris? Kapan sebaiknya anak mulai belajar bahasa Inggris? Apakah bahasa Inggris diperlukan saat belajar di Sekolah Dasar? Pertanyaan pertanyaan di atas sering melintas di benak orang tua.

Masalah terjadi ketika ternyata ada pelajaran bahasa Inggris di sekolah. Tentunya, hal ini menjadi tantangan bagi para orang tua mengingat tidak semua anak siap dengan hal ini. Pertimbangan lain adalah apakah anak perlu disiapkan sejak SD agar nanti tidak keteteran saat belajar bahasa Inggris di SMP?

Apakah sudah tepat untuk memberi kursus bahasa Inggris pada anak usia SD? Bila Anda masih ragu untuk memberi kesempatan putra putri Anda belajar bahasa-utamanya bahasa Inggris maka artikel berikut tentang Kursus Bahasa Inggris Anak SD di Yogyakarta semoga memberi sudut pandang lain bagi Anda.

BAHASA INGGRIS UNTUK ANAK ANAK

Kemampuan belajar berbahasa terbagi dalam 2 jenis : “acquisition ” (penyerapan) dan “learning” (belajar). Kita membedakan dua hal tersebut dari pemahaman bahwa “acquisition” berlangsung secara tidak sadar sedangkan “learning” berlangsung secara sadar. Jadi “acquisition ” mencapai masa optimal pada masa kanak kanak dan akan berkurang seiring dengan bertambahnya usia. Ketika dewasa maka “learning” akan lebih berperan.

Setiap orang memiliki kedua kemampuan di atas. Namun, kemampuan tersebut memiliki masa optimal yang berbeda. “Acquisition” berada pada tahap optimal saat kita berada pada usia dini. Oleh karena itu, usia dini menjadi rentang waktu yang paling penting dalam perkembangan anak. Pada masa inilah seorang anak akan dengan mudah menyerap apapun tanpa perlu belajar secara sadar. Contoh paling riil adalah saat bagaimana seorang anak mengucapkan kata pertama. Misal kata pertama yang keluar adalah “mama” atau ” papa” maka kata tersebut diserap dari paparan yang didapat anak. Tidak mengherankan bila si anak mendapat paparan yang keliru sehingga anak banyak mengeluarkan kata kata yang tidak sepantasnya. Jadi, guru berperan sebagai “model” yang akan ditiru oleh anak pada proses pembelajaran. Seharusnya, guru memiliki kemampuan yang memadai sehingga memberi contoh yang “baik” bagi anak.

Konsep yang sama berlaku juga dalam pembelajaran bahasa :

  • Semakin sering anak mendapat paparan yang tepat maka semakin cepat anak dapat menyerap bahasa Inggris. Hal lain yang menguntungkan adalah anak masih memiliki organ ucapan yang “murni” belum banyak terpengaruh oleh bahasa lain. Bila anak belajar dari usia dini maka biasanya anak memiliki pengucapan yang mirip dengan model yang memberi paparan.
  • Bila model yang memberi paparan salah, maka anak akan menyerap bentuk yang salah tersebut. Bila tidak ada upaya koreksi secepatnya maka kesalahan itu akan “membatu” sehingga lebih sulit dikoreksi saat umurnya bertambah. Untuk itu, kualitas pembimbing/guru sangat menentukan. Memang idealnya anak belajar secara “imersi” misalnya langsung dari penutur asli bahasa Inggris.
  • Yang paling utama adalah mEmbuat anak “senang” belajar bahasa Inggris sebagai sebuah investasi agar kelak mau belajar mandiri. Mengapa kita tidak boleh menuntut penguasaan bahasa pada anak? Setiap anak memiliki bakat bahasa masing masing sehingga seorang anak memiliki “kecepatan” yang berbeda dalam menguasai bahasa. Tidak fair kalau kita memberi beban seperti itu pada seorang anak.

KURSUS BAHASA INGGRIS ANAK SD DI Yogyakarta: BAGAIMANA KE DEPAN?

Kursus Bahasa Inggris anak SD di Yogyakarta merupakan sebuah keputusan yang tepat walaupun bahasa Inggris belum/tidak diajarkan di SD. Harapannya, anak akan lebih mudah menguasai bahasa Inggris di jenjang berikutnya mengingat kemampuan bahasa Inggris akan menjadi “pembeda” dalam persaingan belajar dan kerja. Selain itu, bahasa Inggris sangat membantu dalam mengolah sumber informasi yang ditulis atau disampaikan dalam bahasa Inggris. Pertimbangan lain adalah memanfaatkan “momentum emas” dalam perkembangan otak anak untuk belajar bahasa.

LIA sudah berpengalaman 63 tahun dalam dunia pembelajaran bahasa Inggris, termasuk pembelajaran bahasa Inggris untuk anak anak. Mengapa harus belajar di LIA?

Dengan prinsip “acquisition” di atas, maka anak akan diajak untuk “belajar sambil bermain”. Anak akan menikmati proses belajar dan pada saat yang sama menyerap bahan ajar. Jadi anak tidak boleh dipaksa untuk “learning”. Keuntungan lainnya adalah anak dapat belajar bersosialisasi dengan anak lain sehingga dapat terbentuk sikap sikap yang positip. Harus diingat bahwa bahasa dipakai untuk berkomunikasi. Untuk bisa berkomunikasi dengan baik maka anak perlu memiliki ketrampilan berkomunikasi yang didukung oleh sikap yang tepat. Misalnya, bila anak terlalu pendiam maka proses belajarnya akan sedikit terhambat. Jadi, selain belajar bahasa, anak perlu belajar hal lain.

Jadi Kursus Bahasa Inggris anak SD di Yogyakarta adalah sebuah pilihan yang tepat bagi orang tua. Ini merupakan sebuah investasi yang semoga ke depannya dapat membuka jalan ke arah masa depan yang lebih baik. Ditambah lagi, persaingan di masa depan menuntut dimilikinya kemampuan pembeda dengan anak lain sebagai kompetitor.

Tentu saja kita tidak boleh menuntut terlalu banyak pada anak. Misalnya dengan memaksa anak belajar “grammar”. Tidak bijak kalau kita menuntut level setinggi mungkin. Biarkan anak menikmati proses “belajar sambil bermain” sehingga tercipta rasa suka.

Bagaimana dengan anak anak Anda? Beri peluang anak anak Anda untuk masa depan yang lebih baik dengan Kursus Bahasa Inggris anak SD di Yogyakarta.

kursus bahasa inggris anak sd
Back to school student vector created by pikisuperstar – www.freepik.com

Informasi tentang Kursus Bahasa Inggris Anak https://liayogyakarta.com/kursus-bahasa-inggris-anak/

Pendaftaran Siswa Baru https://liayogyakarta.com/pendaftaran-siswa-baru-lia/

Artikel terkait https://www.popmama.com/big-kid/6-9-years-old/jemima/alasan-anak-perlu-belajar-bahasa-inggris-sejak-dini/5

Web LIA Pusat https://lblia.com/general-english-for-young-learners/

Kontak Kami

Tinggalkan Balasan